Minggu, 21 Desember 2014

Menanti Kesembuhan Anakku

Setahun sudah anak saya menjalani therapy pengobatan ke dokter spesialis syaraf,setelah dilakukan pemeriksaan EEG,anak saya di diagnosa mengidap Epilepsi.Awalnya ia sering kejang tiap malam menjelang subuh,bahkan semalam bisa terkena sampai 3 kali dengan tenggang waktu tiap 1 jam,antara jam 2 dini hari sampai jam 5 pagi.
Semula saya tak berobat ke dokter,tapi memakai obat herbal,dengan pertimbangan bahwa sejak usia 1 tahun ia sudah mengkonsumsi obat sampai usia 5 tahun,saya takut ada dampak bagi kesehatannya,namun kejang-kejangnya belum mereda,dari hari ke hari keadaannya tidak membaik,bahkan sampai masuk sekolahpun tak ada perubahan,pelajarannya tak bisa di cerna dengan baik.
Puncaknya,pada waktu itu hari Senin menjelang Maghrib,saya sedang memasak,dan ia tengah menonton TV di kamar,sesaat setelah Adzan Maghrib,saya mendengar suara jeritan anak saya,lalu saya menghampirinya,saya kaget melihat anak saya kesakitan menutupi keningnya yang sudah bengkak sebesar bola golf,hidung dan bibirnya berdarah,menangis sambil meracau,saya panik,dan menelpon suami yang waktu itu sedang membawa anak saya yang ke dua.
Lalu seorang ustad datang dan memberi air yang sudah di beri do'a,beliau bilang ada mahluk halus yang mengganggunya,waktu itu saya iyakan saja,meski hati saya tak berani untuk mempercayainya,karena saya yakin anak saya mungkin kejang dan terjatuh mungkin membentur dinding.
Tidak hanya sampai di situ saja,malam-malam penuh kelelahan kami lewati,anak saya sering ngamuk tak menentu,meracau tak jelas sekilas mirip keraksukan,banyak yang memberi saran agar di rukiah,dan saya lakukan itu,rasanya sudah puluhan ustad saya undang untuk merukiyah,tapi tak kunjung membaik,selain kejang dan mengamuk,ia nampak seperti orang bingung dengan tatapan mata yang kosong,kadang terlihat gembira meledak-ledak,kadang sedih,seperti memiliki kepribadian ganda.Banyak yang berasumsi anak saya terkena gangguan jin,pernah saya bacakan ayat suci ketika ia mengamuk,tapi malah mengikuti apa yang saya baca.
Pada liburan tahun 2012 yang lalu,kami sekeluarga hendak merayakan tahun baru 2013 di Sumedang,namun liburan itu hanya kami isi dengan ketegangan,bahkan pada saat malam pergantian tahun kami malah berkutat dengan rasa was-was karena anak kami semakin menjadi,selain mengamuk dan meracau,ia sering nampak ketakutan dan tatapannya liar tak tentu arah,ia menyebut-b\nyebut nama saya dan nrnrknya,lalu berteriak memohon ampun sambil berkata "Jangan saya,ku mohon jangan saya!".Kami benar-benar heran,ada apa dengan anak ini?Apa penyakitnya?Hati kecil saya mengatakan ia mengidap Epilepsi,apalagi setelah saya searching tentang penyakit itu,banyak gejalanya yang terdapat pada anak saya.
Pulang dari Sumedang saya memutuskan untuk membawanya ke dokter,berbekal surat keterangan dari Desa,Kecamatan,rujukan dari puskesmas,kamipun berangkat ke rumah sakit dengan harapan kesembuhan anak kami,semula puskesmas memberi surat rujukan ke dokter jiwa,namun justru dokter itu memberi rujukan lagi ke dokter syaraf.Dari poli syaraf anak kami harus di CT-Scan,hasilnya normal,barulah melalui EEG diketahui bahwa anak kami menderita Epilepsi,dan harus berobat selama 2 tahun dengan pantangan makanan yang harus dipatuhi agar kejangnya tidak kambuh.
Allhamdulillah setelah berobat ilusinya hilang,tidak meracau,tidak ngamuk,dan lebih tenang,meskipun kejangya masih sering ada,itu tergantung makan yang masuk,ia akan kejang kalau salah makan,Nah itu yang paling susah mengontrol,kalau di rumah masih bisa di awasi,tapi di sekolah luput dari pengawasan,makanan dengan pewarna,pengawet,dan mengandung MSG yang berlebihan akan memicu kejangnya kambuh lagi.
Sekarang kami hanya bisa pasrah menanti kesembuhan sang anak,setelah usaha yang kami lakukan dengan penuh keterbatasan,tapi Alloh maha penolong,kami selalu mendapat kemudahan rezeki,tak lelah pula kami memohon pertolonganNYA,agar kami diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,,AAMIIN.

Minggu, 20 April 2014

Mengatasi Bosan Pada Anak ketika Berada Di Rumah Sakit





 Memang yang namanya rumah sakit itu identik dengan antrian panjang,penantian dan rasa bosan yang tak ada habisnya,terlebih di rumah sakit pemerintah.Ketika dibelakukannya Jaskesmas,Jamkesda,dan sekarang BPJS,maka memludaknya pasien hampir terjadi di setiap rumah sakit pemerintah di manapun berada.Ini pengalaman pribadi sih,ketika tiap 2 kali dalam sebulan saya harus berkunjung ke rumah sakit untuk mengambil obat anak sulung saya,yang didiagnosa menderita kelainan sistem syaraf,sehingga harus minum obat dalam jangka waktu yang lama serta konsisten tak boleh terlewat.Mau tak mau,suka tak suka,meskipun bukan terpaksa,karena ingin anak sembuh,yaaa bolak balik ke Rumah Sakit sudah menjadi hal yang biasa.Tapi sayang banyak yang harus dikorbankan,selain materi tentunya,dan waktu,juga kenyamanan anak bungsu yang selalu setia ikut,karena memang masih kecil,dan belum bisa ditinggal.
Berangkat dari rumah pagi-pagi sekali,sampai di sana ternyata sudah banyak orang,saya fikir mereka nginap kali ya?Dan setiap mengambil nomor antrian selalu dapat 3 digit itupun angkanya 200 lebih,kebayangkan jam berapa ketemu dokter,lalu ngambil resep,belum lagi konsultasinya,ah pokoknya lama,bisa sore hari baru pulang,apa tidak bosan?Orang dewasa saja bosan apalagi anak kecil.Kebetulan di runah sakit itu ada tempat penitipan anak dan TK, kadang-kadang saya titip ke sana sementara saya daftar ngambil karcis,tapi yang namanya anak gampang bosan,kalau sudah ada tanda-tanda kejenuhan si anak biasanya rewel minta pulang atau minta jajan,ya kalau obat sudah dapat ,kalau belum pastilah dialihkan kejenuhannya dengan jajan.Meski begitu anak sering minta ganti suasana,minta inilah itulah,dan ketika ia mencapai titik puncak kejenuhannya,kita jadi mati langkah,apa lagi nih yang bisa mengalihkan kebosanannnya?Bisa pake Hand Phone,kebetulan banyak video kartun kesukaannya,tapi tetep yang namanya anak enjoynya cuma sebentar,dia bisa agak tenang kalau dibawa ke ruang terbuka dan lari-lari berinteraksi dengan sesama anak lain,dan intinya adalah kita harus jadi 'super mom' yang punya kesabaran tingkat dewa.
Cara lain yang sering saya lakukan adalah bercerita,meski agak malu juga sih kalau lagi bercerita di ruang tunggu,bisa pake suara anak-anak,suara binatang,atau suara tokoh kartun,lucu juga ya mendongeng di rumah sakit,lumayan si anak bisa diam di pangkuan sambil menyimak cerita saya yang ngelantur,dan endingnya dia ngantuk lalu tidurlah dia.Yups jadi tambah beban nih,harus digendong masuk ke ruang dokter untuk konsultasi.Untuk tehnik bercerita ini biasanya saya lakukan disaat mendekati waktu panggilan,sesekali saya nanya ke pasien lain panggilan nomor berapa?Dan kira-kiranya masih jauh,saya bawa anak jalan-jalan dulu keliling rumah sakit,atau saya biarkan dia di taman untuk main.Nah sekiranya nomornya sudah mendekati giliran dipanggil,barulah saya mendongeng.
Kalau boleh milih sih,baiknya anak kecil jangan dibawa ke rumah sakit,karena di sana bukan lingkungan yang cccocok untuk anak sehat,kecuali kalau keadaan memaksa mereka harus dibawa,ya apa boleh buat.Mudah-mudahan apa yang saya sampaika ini bisa bermanfaat,akan lebih baik lagi kalau anggota keluarga kita ada dalam keadaan yang sehat.Aamiin.....!

Jumat, 11 April 2014

Side Job yang gampang

Banyaknya peluang bisnis yang menjamur di berbagai media sosial,membuat kita harus jeli jangan sampai side job yang menggunakan internet dapat menghambat aktifitas kita.Saya ajak kamu semua buat gabung di side job baru saja,tanpa modal,hanya menggunakan media sosial,seperti Facebook,Twitter,Wechat,Whatssap,atau BBM.Hanya dengan klik http://invite4job.com/?id:47347
secara otomatis kalau anda register maka akan dapat 25usd atau senilai 250000 rupiah,lalu anda akan punya link sendiri,setelah di share lewat fb,atau media sosial lainnya,maka Anda akan mendapat 10usd dari setiap orang yang mengunjungi link Anda,bayangkan kalu 10 0rang di kali 10usd,maka anda akan dapat 100usd atau 1juta rupiah sehari,mudah kan,ayo mulai mencoba ,ga akan rugi karena kita ga keluar uang.

Rabu, 26 Februari 2014

Manjain anak dengan bijak

Apa kabar Ibu-ibu?Mudah-mudahan sehat sekeluarga,Aamiin.Senangnya kalau anak-anak kita sehat dan lucu-lucu,terkadang kita bangga akan kelebihan dan keluguan mereka,seakan-akan hanya merekalah pengobat semua gundah,dan itu memang alami bagi seorang ibu,mereka akan menganggap anak-anak sebagai malaikat penjaga hati para orang tua.Dan saking sayangnya,terkadang orang tua memanjakan sang anak,karena bagian dari ekspresi kecintaan orang tua terhadap anak adalah dengan memanjakan mereka.
Tetapi,sadarkah kita akan batasan sikap memanjakan anak?Pernahkah kita berfikir kalau sesuatu yang berlebihan terkadang tidak baik dampaknya dikemudian hari,termasuk cara memanjakan anak yang berlebihan,tapi orang tua selalu berkilah anak-anak gue,duit-duit gue,ya betul itu hak setiap orang tua pada anaknya,bukankah memanjakan anak itu bagian dari kasih sayang?
Banyak dampak yang kurang baik jika kita terlalu over dalam memanjakan anak,yang namanya sama anak apa sih yang ngga?Apalagi ditunjang dengan keadaan ekonomi yang sudah mapan,apapun yang anak minta pasti diberi.Sah-sah saja,toh tidak ada yang dirugikan,asal anak senang,bahagia,dan tidak rewel.
Meskipun saya bukan seorang psikolog tapi saya bisa mengambil kesimpulan terhadap beberapa anak yang memang dimanjakan dengan kurang bijak,memang agak sedikit usil,ngapain sih mengurus urusan orang?Saya cuma mau share,kalau ternyata anak-anak yang terlalu dimanjakan itu punya ciri spesifik,terutama dalam berinteraksi dengan lingkungan di luar rumah,mereka cenderung bossy,karena mungkin di rumahnya dia bisa menyuruh orang-orang dekat untuk melakukan apa yang didinginkan,ya kalau di rumah wajar,karena saking sayangnya pada anak,apapun dilakukan,dan segala kemauan mereka serta yang tidak ingin mereka lakukan bisa dengan mudah terealisasi.Tapi bagaimana kalu di luar,ketika banyak teman sebaya anak-anak kita dengan berbagai karakter,dan harus mau beradaptasi dengan keinginan anak kita,rasanya sulit ya,mungkin hal baiknya,anak kita akan jadi pemimpin,atau panutan,tapi bagaimana kalu justru dikucilkan akibat sifatnya yang bossy,menyamaratakan keadaan rumah dengan linkungan di luar rumah,sehingga anak akan mudah meminta anak-anak lain untuk menuruti keinginannya.Dan amat disayangkan kalau akibat fatal itu adalah ketika anak sulit mendapat teman bergaul.
Mungkin kita tidak pernah sadar kalau anak kita yang kecil ini bisa jadi seorang ditaktor,pernah lihat anak berebut mainan?Nah kita bisa ambil kesimpulan setelah melihat ada salah satu di anatara mereka yang mengalah,atau yang keukeuh mempertahankan mainan yang didinginkan tanpa peduli kalau ada anak lain yang amat sangat menginginkan mainan itu.'Diktator kecil' yang imut ini untuk sementara waktu akan dianggap sebagai kewajaran saja,dan seiring waktu mungkin bisa berubah,apalagi kalau orang tua mau dan mampu memberikan pengertian sejak dini tentang kebossy-an buah hati kita.Dengan bahasa yang lembut dan mudah dicerna,bisa kok memberikan penjelasan pada anak kita.Tujuannya,supaya tidak terbawa sampai besar,dan kalau sampai terjadi akan mempersulit mereka dalam bergaul kelak.
Tetapi kebanyakan orang tua cenderung 'pasrah' akan keadaan itu,mereka tak mau ambil pusing,atau ribut dengan anak,sehingga apapun yang diminta sang anak akan segera dilaksanakan.Kurangnya ketegasan,karena beranggapan ketegasan akan mengakibatkan anak jadi tambah marah,biarlah marah seketika itu saja asal ke depannya mereka lebih baik lagi.Tentunya kita semua ingin yang terbaik untuk anak,dan yang terbaik itu tidak harus yang enak,gembira,mahal,puas,dan tenang.Memberikan ketegasan yang terarah merupakan salah satu dari rasa kasih sayang kita.
Manjakan anak dengan romantika,ada gembira,ada juga kesedihan,agar mereka terbiasa peka sedari dini,dantentunya kita harus melekukannya dengan hati-hati,karena jiwa seorang anak itu rapuh tapi kuat dalam merekam.Kasih sayang yang berlimpah lebih baik diberikan daripada materi,danunsur dari kasih sayang itu salah satunya adalah pendidikan ketegasan.Jangan kalah dengan anak,untuk kebaikan mereka orang tualah yang pegang kendali,bukan anak-anak.Manjakan mereka dengan bijak,karena Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebihan.Wallahuallam.

Jumat, 07 Februari 2014

Anak Sakit Jangan Panik

Kalau anak sakit kita pasti panik,takut itulah,inilah,apalah,dan benak kita langsung tertuju pada penyakit-penyakit yang bahaya,padahal tidak usah panik,harus dihadapi dengan tenang,kalau kita panik,anak akan rewel dan manja,bersikaplah tenang dan menenangkan.Banyak ibu-ibu terutama ibu muda yang baru punya anak jadi paranoid akan timbulnya gejala-gejala sakit pada anak,seperti bersin,batuk,atau gangguan pencernaan,pada bayi gejala tersebut biasanya merupakan suatu proses adaptasi terhadap lingkungan,cuaca,atau asupan makanan yang baru dikenalkan pada bayi.Saya punya tips untuk mengatasi gejala sakit pada bayi dan anak-anak berdasarkan pengalaman pribadi.Anak yang memperlihatkan gejala sakit memang harus diwaspadai dengan cerdas,jangan sampai kita jadi membuat diagnosa sendiri,untuk penanganan pertama sebaiknya tidak perlu obat-obatan kimia apalagi tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter,untuk itu saya akan berbagi pengalaman dalam menangani gejala sakit pada anak dengan memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar kita,sebagai pertolongan pertama,dan lebih baiknya lagi tak ada efek samping.
1.Binahong
 Manfaat daun binahong kini banyak diteliti oleh para ahli,diduga daun ini mengandung berbagai zat antitoksin,dan anti nyeri.Saya selalu sedia tanaman ini,karena banyak kegunaannya,terutama bila anak sakit saya ambil 5 lembar daun binahong lalu di cuci bersih dan ditimbuk sampai keluar airnya,dapat menurunkan panas dan meredakan demam,baik juga untuk perut kembung,cara mengobatinya boleh di rebus atau kalau untuk anak-anak dioleskan pada seluruh badan,terutama bagian perut jika anak kembung.InshaAllah tidak ada efek sampingnya,dan anak terasa nyaman karena sambil kita mengoleskan racikan binahong bisa sambil terapi pijat juga,biasanya anak jadi mengantuk dan bisa istirahat sehingga mempercepat turun panas.
Selain untuk turun panas,binahong juga bisa dipakai untuk luka memar,luka bakar,atau gores,bisa sebagai antiseptik,dan luka cepat kering.

2.Daun Jambu Biji 
Setiap anak atau bayi pasti pernah mengalami mencret,nah pengalaman saya,kalau anak mencret atau diare saya manfaatkan pucuk daun jambu biji.Caranya,pucuk daun jambu diseduh dengan air panas lalu tutup rapat,kemudian minumkan sedikit-sedikit rasanya memang agak kesat tapi agar anak mau minum bisa ditambah madu,hentikan pemberian air seduhan jika anak berhenti buang air,untuk obat luar kita bisa usapkan racikan binahong pada perut anak dan pinggangnya sekalian diurut.Seduhan harus habis jangan tersisa,apalagi diberikan kembali setelah melewati sehari,Allhamdulillah selain mencretnya sembuh nafsu makan anak bisa meningkat juga,apa mungkin daun jambu juga ada zat penambah nafsu makan?

3.Bawang Merah 
Si bawang merah ini selain dipakai untuk bumbu,digunakan untuk obat turun panas,dapat dicampurkan dengan binahong jika secara tiba-tiba suhu tubuh anak dingin.Untuk masuk angin, bawang merah yang sudah dicuci bersih dan dikupas kulitnya lalu di belah melintang bisa dipakai untuk kerokan di punggung anak dengan lembut,aromanya yang menyengat bisa mengatasi hidung mampet,caranya dengan diparut lalu dibungkus kain kemudian dekatkan pada hidung yang tersumbat.Kalau zaman dulu nenek kita mencampur parutan bawang merah dicampur asam jawa lalu disimpan di atas ubun-ubun mereka menyebutnya pupuk suhun,tapi hati-hati jika kulit anak sensitif akan timbul ruam merah,tapi tidak berbahaya,dan mungkin agak bau juga,tapi kalau anak membaik tak jadi masalah kan?

Nah mungkin hanya sekilas saja saya berbagi,karena semua info sudah banyak tersedia di internet,dan mungkin lebih detail lagi.Jadi kalau anak sakit jangan panik,tetap tenang dan selalu berdo'a,kalau kita sudah berusaha dan berdo'a pasti akan ada hasilnya.Jika dalam waktu 3 hari sakitnya belum membaik berkonsultasilah ke dokter!Tapi mudah-mudahan dengan memanfaatkan tanaman di atas,anak kita cepat membaik dan sembuh seperti biasa,Allhamdulillah berdasarkan pengalaman,belum 3 hari,anak saya sembuh tanpa harus minum obat kimia atau pergi ke dokter.Selamat mencoba Ibu-ibu.
 

Minggu, 19 Januari 2014

Senangnya Punya Anak Sehat

Manfaat Mandi Untuk Daya Tahan Tubuh Anak
 
Kesehatan adalah suatu hal yang amat berharga yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,apalagi kesehatan buah hati kita,terkadang kita korbankan segalanya untuk menjaga kesehatan anak-anak kita.Memiliki anak yang sehat adalah kebanggaan,banyak cara agar anak kita tetap sehat walaupun dalam cuaca ekstrim seperti sekarang ini.
Saya punya pengalaman tentang kesehatan 2 anak saya,mereja berdua amat berbeda derajat kesehatannya,anak pertama cenderung rentan daya tahan tubuhnya,sedangkan anak saya yang bungsu terhitung kuat dan jarang sakit.Semua itu hanya satu faktor saja,yaitu kebiasaan mandi,mudah kan ternyata mandi dapat menentukan derajat daya tahan tubuh seorang anak,anak yang terbiasa mandi sejak bayi memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dari pada anak yang tidak terbiasa mandi sejak bayi.
Anak saya yang pertama,lahir dengan berat badan yang pas 2,5 kg,proses kelahiran yang lama dan melelahkan sehingga begitu lahir tidak menangis,terkulai lemah,dan setelah dirangsang dengan pijatan di dada,skhirnya nangis juga.Kemudian karena anak pertama,takut jatuh,takut apa-apa,sehingga belum berani untuk memandikan apalagi belum putus tali pusar,ngeri rasanya,anak saya hanya di lap saja,alhasil selama kurang lebih 40 hari barulah dimandikan,dan ternyata dampaknya terasa sampai sekarang,mandi pakai air dingin saja langsung menggigil,bersin,batuk,sampai sesak nafas.Daya tahn tubuhnya lemah terhadap cuaca dingin,dan sempat berobat karena terkena flek di paru-parunya,bahkan seperti asma.Sekarang sudah besar 12 tahun,diakui memang jarang mandi,kecuali jika cuaca panas terik,dan mandi selalu pakai air hangat,kalau tidak,waaah sesak malam harinya.
Berbeda dengan anak yang ke dua,berat badan waktu lahir normal 3,3 kg.Menangis dan cukup aktif,berdasarkan pengalaman anak pertama,saya sudah berani mandiin si bungsu,meskipun pada saat tali pusarnya belum puput,bidan yang mandikan.Tiap hari setelah kelahirannya dimandikan,keramas,dan anak terlihat segar,sekarang usianya 4 tahun,jarang ke dokter,jarang sakit,daya tahan tubuhnya kuat,kena angin,kena panas,kena hujan,tak pernah sakit.Ya kalu sakit juga tak pernah lama,panas,pilek batuk pernah tapi tidak sampai berobat ke dokter,asalkan makan teratur dan tetap mandi untuk kebersihan badannya..Allhamdulillah,anak sehat orang tuapun senang,tak pernah kita menyangka hanya dengan membiasakan mandi sejak bayi ternyata bisa berdampak di kemudian hari,nah buat para ibu,jangan ragu untuk mandikan anak sedini mungkin,,,,!

Sambil Ngurus Rumah Tangga Bisa Sambil Bisnis

Pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) memang ngga ada habisnya,suatu pekerjaan mulia yang merupakan kodrat alami seorang wanita berkeluarga.Sejak membuka mata sampai menuju pembaringan,mereka ngga pernah berhenti mendedikasikan seluruh tenaga,fikiran,dan emosi untuk keluarga,hmmm..memang pekerjaan yang tak kenal lelah,dan harus ikhlas menjalaninya.
Tapi sebagai IRT,juga ada waktu luang yang tersedia tuk sekedar melepas penat karena sibuknya mengurus anak-anak dan rumah,nah di waktu senggang itu bisa dipergunakan dengan bijak,bagi IRT yang senang gaul di media sosial,mungkin bisa melakukannya,FB,Twitter,bisa dijadikan sarana untuk membangun bisnis yang lumayan menghasilkan,yaa sekarang bisnis online buat IRT makin menjamur,mulai dari bisnis kue,pakaian,kosmetik,dan sejenisnya,Ibu-ibu tak mau kalah dong?
Hari gini IRT masih nganggur,dan masih tergantung dari gaji suami?Yaah,kayanya rugi deh,coba deh Ibu-ibu ikut bisnis online,bisa dapat penghasilan sampingan,kerjanya di rumah,anak-anak masih bisa bermain dengan kita,asyik ya,,Apalagi kalau bisnis kita tuh udah jalan dan berhasil,bukan ngga mungkin gaji kita lebih besar dari suami.
Tak ada yang tak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha,berusaha,dan berusaha.Awalnya saya juga merasa skeptis,ah masa sih cuma di rumah tapi bisa punya penghasilan sampai puluhan juta,jalan-jalan ke luar negeri,dapet bonus mobil mewah pula.Tapi setelah saya lihat testimoni dari para pelaku bisnis ini,saya percaya,dan ngiler juga ada IRT dari Aceh yang dapat CRV keluaran terbaru,uuuh bikin ngiri ya?Menariknya,bisnis ini mengandalkan kekuatan tim,jadi kerja tim yang apik dapat menghasilkan sesuatu yang cetar membahana,hahaha( maaf Mba SYR minjem jargonnya yaa,,),bisnis ini juga mudah tapi perlu ketekunan,kita bisa dibimbing upline yang akan mengarahkan kita dalam menjalankan bisnis ini,memang butuh proses,tapi harus dinikmati katanya agar meraih level tertinggi.
Apalagi waktu saya mendapat kiriman majalah Beautu and Bisnis,di situ diceritakan tentang IRT yang sukses mencapai level tinggi dan mendapat bonus yang berjuta-juta,2 kali setahun ikut conference di berbagai negara,banyak teman dan banyak ilmu.Padahal mereka semua murni IRT,tapi hebat kan?Nah mau dong merasakan apa yang seperti mereka alami,jangan hanya ngiri,jangan hanya jadi penonton,mari kita belajar menjalankan bisnis ini step by step dengan penuh keyakinan.
Chayooo,Ibu-ibu cantik di manapun,mau kan sukses membahagiakan keluarga?